BLOG GIAK INDONESIA.COM: KESEHATAN
Breaking News
Loading...
Showing posts with label KESEHATAN. Show all posts
Showing posts with label KESEHATAN. Show all posts

Sunday, 7 February 2016

Demam Berdarah Di Yogyakarta


Foto Ilustrasi DBD (Demam Berdarah)
JAKARTA 
– Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta harus mewaspadai adanya penyakit demam berdarah dengue atau DBD pada tahun ini. Sebab, hingga Januari 2016 ini tercatat sebanyak 243 orang dirawat dan 2 orang meninggal akibat terserang demam berdarah. Sedangkan pada 2015 di Daerah Istimewa Yogyakarta ada sebanyak 3.420 kasus demam berdarah yang mengakibatkan 35 orang meninggal dunia.“Hingga Januari tercatat sebanyak 243 orang terserang demam berdarah, yang meninggal 2 orang,” kata Daryanto Chudorie, Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Masalah Kesehatan (P2MK), Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat, (05/02/2016).
Dengan rincian, di Kota Yogyakarta terjadi 45 kasus demam berdarah, di Bantul sebanyak 104 orang, di Gunungkidul sebanyak 57 orang, di Sleman 29 orang dan di Kulon Progo sebanyak 10 orang terkena penyakit demam berdarah. Dua orang yang meninggal dunia akibat nyamuk Aedes Aegypty itu berasal dari Sleman dan Kulon Progo.
Tren peningkatan kasus penyakit demam berdarah itu terlihat pada 2014. Yaitu hanya terjadi 1955 kasus dan yang meninggal dunia sebanyak 13 orang saja.Jumlah penderita penyakit itu secara signifikan terjadi pada Januari hingga Maret. Sebab, musim hujan terjadi di bulan itu dari tahun ke tahun.“Kami melakukan berbagai upaya misalnya surat edaran gubernur Desember 2015 tentang kewaspadaan ledakan kasus demam berdarah,” kata dia.
Pihaknya mengimbau supaya ada pemantauan jentik-jentik di setiap tandon air dan menghilangkan genangan air. Surveilance atau pengamatan, pengawasan dan penjagaan kasus ke petugas dari puskesmas untuk memantau faktor resiko.“Pemberantasan sarang nyamuk menjadi prioritas, menguras, mengubur dan menutup atau 3 M merupakan upaya membasmi jentik,” kata Daryanto.
Selain itu, kata dia, pihaknya sudah menginstruksikan ke semua pusat kesehatan masyarakat untuk mendeteksi dini pasien soal demam berdarah ini. Tujuannya secara akurat mendeteksi adanya pasien yang terserang demam berdarah.
Di Kabupaten Sleman setiap hari Jumat diadakan Jumat Bersih Pemberantasan Sarang Nyamuk. Tim terdiri dari Dinas Kesehatan, polisi, tentara, perangkat kecamatan hingga desa melakukan gerakan ini. Tujuannya jelas membasmi jentik-jentik hingga rumah-rumah warga.
Seperti di Ringinsari, Maguwoharjo, Depok, Sleman juga dilakukan hal yang sama. Tim yang terdiri dari puluhan orang dibantu oleh relawan dan masyarakat mendatangi rumah-rumah untuk memantau jentik-jentik.“Pemantauan di pekarangan rumah, sarang burung, kandang hewan, hingga ke bak-bak penampungan air,’ kata Camat  Depok Budiharjo.
Selain itu, Ia meminta kesadaran masyarakat untuk melakukan pencegahan dengan cara memantau keberadaan jentik nyamuk di tempat penampungan air serta melakukan tindakan 3M yakni menguras, mengubur, dan menutup tempat sampah.“Kalau ada keluarga yang terindikasi gejala demam berdarah cepat bawa ke rumah sakit terdekat, " tandasnya ".

Tuesday, 26 January 2016

Februari, Chitato rasa Indomie Goreng bakal mulai dijual


Februari, Chitato rasa Indomie Goreng bakal mulai dijual

Citato rasa Indomie goreng. ©2016

JAKARTA - Timeline twitter saat ini diramaikan oleh hebohnya Chitato rasa baru. Keunikan rasa dengan menggabungkan sesama produk Indofood yakni Indomie Goreng membuat netizen bersuara.

Menanggapi hal tersebut, PT Indofood Sukses Makmur membenarkan bahwa perusahaan segera meluncurkan produk terbarunya. Atas dasar selera masyarakat yang menyukai Indomie membuat perusahaan tersebut berani menggabungkan rasa makanan ringan dengan mie.

"Memang ada varian baru, bukan hoax. Chitato rasa Indomie. Karena memang kami mengikuti selera masyarakat yang suka dengan Indomie," ujar GM Corporate Communication Indofood Stefanus Indrayana kepada merdeka.com, Jakarta, Selasa (26/1).

Meski demikian, saat ini perusahaan memang belum mendistribusikan produk baru tersebut kepada masyarakat. Sebab, perusahaan baru saja menyelesaikan produksi atas varian anyar tersebut.
"Kemarin kami baru produksi belum distribusikan secara komersial, dalam rencananya waktu dekat, mungkin bulan depan," jelas dia.

Sebelumnya, Axton Salim, putra pemilik Salim Group yang menaungi grup Indofood, Anthoni Salim mengunggah foto Chitato rasa Indomie Goreng tersebut melalui akun Twitter pribadinya @axtonsalim. Dalam unggahannya tersebut, Axton mengatakan varian terbaru tersebut hadir untuk merayakan ulang tahunnya.
"New limited ed @indomie x @chitato out of factory for my birthday. Teased much? :) Coming to a store near you real soon," tulis Axton.

Saturday, 23 January 2016

Petinggi Perusahaan Tergugat Pembakar Lahan Segera Disidang


Petugas pemadam kebakaran berusaha mematikan sisa titik api yang masih menyala di cagar alam biosfer Giam Siak Kecil di Riau (3/9/2015). Kebakaran hutan dan lahan di Riau dipastikan masih akan berlangsung lama.


Pekanbaru - Salah satu berkas tersangka dari perusahaan yang diduga membakar lahan dengan sengaja untuk membuka perkebunan dinyatakan lengkap atau P-21. Tersangka berinisial FK dari PT Langgam Inti Hibrindo (LIH) segera disidang

Sebelumnya, FK yang merupakan salah satu petinggi di PT LIH dilimpahkan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau bersama barang bukti tindak pidananya.

"Setelah pelimpahan itu, berkas dakwaan tersangka masih disusun jaksa penuntut umum (JPU). Memang itu prosedurnya," ucap juru bicara Kejati Riau Mukhzan di Pekanbaru, Jumat (22/1/2016).

Menurut Mukhzan, tahap II dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau ke Pidana Umum Kejati Riau. Selanjutnya diserahkan ke Kejaksaan Pangkalan Kerinci, karena tersangka akan disidangkan di Pengadilan Negeri Pelalawan.

"JPU punya waktu selama 14 hari menyusun berkas dakwaan dan dilimpahkan ke pengadilan," ujar Mukhzan.

Secara terpisah, pihak PT LIH berharap proses hukum terkait dugaan pelanggaran yang dituduhkan segera selesai. Perusahaan menghormati proses persidangan yang berjalan nanti dan mengharap ada kepastian hukum.

"Kepastian hukum akan memungkinkan perusahaan untuk dapat segera menjalankan kegiatan usahanya dan memberikan sumber pendapatan kepada ribuan petani dan karyawan yang saat ini berhenti bekerja," kata Senior Community Development Office PT LIH Lagiman di Pekanbaru, Jumat ini.

Lagiman memastikan bahwa perusahaannya telah berupaya menerapkan sistem yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai upaya pencegahan kebakaran lahan.

"Kita telah menerapkan kebijakan pembukaan lahan tanpa bakar (zero burning) dan memiliki Standard Operating Procedure (SOP) Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Kebakaran Kebun dan Lahan," beber Mukhzan.

Selain itu, perusahaan juga memiliki sistem deteksi dini dan penanggulangan kebakaran melalui Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat inti (TKTD).

"Bahkan, pada saat terjadi kebakaranpun, PT LIH telah berkoordinasi dan meminta bantuan untuk memadamkan kepada pemerintah setempat dan Kepolisian Daerah Riau," ujar Lagiman.

Selama kebakaran terjadi, sebut Legiman, LIH telah menerjunkan tim dan peralatan pemadaman kebakaran antara lain pompa bertekanan tinggi Mark 3 (26 Bar), Tohatsu (10 Bar), pompa apung dan alcon.

Menurut Legiman, sangat tidak mungkin perusahaan yang berada di Pelalawan itu membakar lahan yang telah dikelolanya selama bertahun lamanya.

"Investasi yang sudah kami habiskan untuk menanam dan mengelola lahan sawit seluas 210 ha selama 2 tahun ini habis terbakar. Kami justru sangat dirugikan. Tidak masuk akal pohon sawit yang akan segera panen kami hancurkan sendiri," tutup Lagiman.
 

About Us

animasi-bergerak-kapal-laut-0197 Hubungi : Bapak DEDY S: 0812-1315-4156 | Jasa Pengiriman Laut

Gallery