BLOG GIAK INDONESIA.COM: Internasional
Breaking News
Loading...
Showing posts with label Internasional. Show all posts
Showing posts with label Internasional. Show all posts

Sunday, 7 February 2016

Daud Yordan Keluar Sebagai Pemenang

daud

Daud Yordan Vs Yoshitaka Kato

MPI-GIAK.COM – Hasil Tinju Dunia Tadi Malam : Daud Yordan Vs Yoshitaka Kato , Pelipis Bocor Tetap Menang . Laga tinju dunia perebutan gelar juara WBO Asia Pacifik dan WBO Afrika antara petinju tanah air Daud Yordan vs Yoshitaka Kato asal Jepang akhirnya dimenangkan oleh Daud sang petarung asal Ketapang.
Dalam pertarungan sengit yang disiarkan langsung oleh RCTI  dari Balai Sarbini tadi malam ,Daud berhasil menang setelah unggul perolehan poin atas Kato . Pertarungan dihentikan di ronde ke 9 usai insiden benturan antar kedua petinju yang mengakibatkan pelipis kiri Daud Yordan mengeluarkan darah.
Setelah menunggu keputusan dari tim medis, pertandingan dinyatakan selesai dan tidak dilanjutkan hingga ronde terakhir. Namun kendati demikian , Daud tetap dinobatkan sebagai pemenang dan sukses pertahankan gelarnya sebagai juara WBO Asia Pacifik dan WBO Afrika.
Petinju Indonesia, Daud Yordan, gagal menang KO saat berhadapan Yoshitaka Kato. Meski tetap puas, dia memuji pertahanan petinju asal Jepang itu.
Saat bertarung di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat (5/2) malam WIB, Daud menang angka atas Kato. Tiga hakim memberikan skor lebih banyak untuk petinju asal Kalimantan Barat itu. Rincian angkanya adalah 88-84, 97-84, dan 88-83.
Pertandingan hanya digelar selama sembilan ronde dari rencana 12 ronde. Wasit dan hakim memutuskan untuk menghentikan pertarungan karena sundulan kepala Kato yang membuat pelipis kiri Daud sobek. Daud akhirnya dinyatakan menang lewat technicalunanimous decision.
Dengan kemenangan angka ini Daud berhasil mempertahankan gelar juara kelas ringan versi WBO Asia Pasific dan Afrika.“Kalau kemenangan KO itu bisa lebih puas saat mempertahankan gelar. Beberapa kali sudah mau jatuh bel berbunyi,” kata Daud kepada pewarta setelah pertandingan.
Daud pun lantas memuji pertahanan ketat Kato yang memang sulit ditembus.“Ya, karena dia petinju mantan juara Asia, tentunya dia petinju dengan pengalaman yang bagus. Double-double jab, tapi dia pintar juga menangkis. Pertahanannya rapat jadi susah ditembus,” imbuhnya.
Daud mengatakan meskipun tidak menang KO tetapi dia etap merasa puas sudah mengharumkan nama Indonesia. Dia merasa segala usaha yang telah dilakukannya selama ini berujung sesuatu yang membahagiakan.





Thursday, 28 January 2016

Dua Pimpinan Kelompok Bersenjata Papua ‘Insyaf’ dan Ingin Kembali ke NKRI


[foto: int]
Melodi Enumbi dan Terinus Enumbi

Jayapura – Bupati Puncak Jaya Hanock Ibo kepada wartawan mengatakan bahwa dua pimpinan kelompok bersenjata di Papua, yaitu Melodi Enumbi dan Terinus Enumbi telah menyatakan keinginannya kembali ke NKRI. Keduanya merupakan panglima daerah yang ada di bawah komando Goliath Tabuni.
“Saat ini Goliath Tabuni sudah tidak memiliki pengawal karena mereka sudah keluar dan ingin kembali ke NKRI,” kata Hanock seperti dilansir Antara, (26/01).

Menurut Hanock, saat ini ada 10 mantan anggota kelompok bersenjata sudah berada di Jayapura dan akan meninjau berbagai hasil pembangunan. Dia mengaku jika pihaknya ingin memperlihatkan hasil pembangunan yang sudah dilaksanakan pemerintah selama ini.
“Mudah-mudahan dengan makin banyaknya anggota kelompok bersenjata yang menyatakan diri dan bergabung dengan NKRI maka pembangunan dikawasan pegunungan dapat berlangsung,” harapnya.

Selain itu, lanjut Hanock, dari laporan yang diterima terungkap bahwa Melodi Enumbi dan Terinus Enumbi memiliki lima pucuk senjata perbagai jenis.
“Senjata itu hingga kini masih ditangan mereka,” ucapnya.
Hanock menambahkan bahwa selain akan ke Jayapura, mereka juga berencana untuk berkunjung ke Jakarta.

Wednesday, 27 January 2016

Terpidana bom Bali sebut pelaku teror Sarinah masih ecek-ecek

Terpidana bom Bali sebut pelaku teror Sarinah masih ecek-ecek
Ali Imron



JAKARTA - Sejumlah analisa menyebutkan aksi teror bom di bilangan Sarinah, Jakarta Pusat terbilang amatir. Rupanya, pendapat tersebut diamini oleh terpidana bom Bali I, Ali Imron. Pernyataan tersebut disampaikan dalam blog yang diduga milik Ali Imron.

Lewat blog tersebut, Ali berpendapat Afif dan ketiga rekannya terlalu memaksakan diri untuk melakukan teror. Dia menduga, mereka melakukannya karena bom yang dibuatnya hanya sekelas petasan. Pistol yang mereka bawa ketika terlibat baku tembak dengan kepolisian berupa senjata rakitan.
"Sebetulnya para pelaku dan yang membuat program penyerangan tersebut tidak mampu melakukan aksi jihad sesuai dengan tren jihad dunia yang ingin mereka raih, akan tetapi mereka tetap memaksakan diri untuk melakukannya. Hal ini bisa dilihat dari pembuatan bom hanya sekelas petasan dan juga hanya membawa senjata rakitan," tulis Ali, demikian dikutip dari aliimron.com, Selasa (26/1).

Padahal, di Timor Tengah beberapa orang termasuk ISIS itu sendiri mampu membuat bom dengan daya ledak tinggi. Bahkan, mereka sudah membuat firing device bom yang canggih dan menggunakan senapan dan amunisi model terbaru sekalipun.
"Sedangkan mereka baru bisa membuat firing device bom yang berbentuk uceng alias sumbu. Orang lain sudah menggunakan berbagai macam senjata dan juga berbagai macam amunisi yang canggih, sedangkan mereka masih menggunakan senjata rakitan yang kemungkinan ditembakkan sekali atau dua kali saja sudah macet," lanjutnya.

Meski mengomentari aksi yang dilakukan Afif tersebut terbilang masih amatir. Namun, dia meminta kepada masyarakat umum, pengamat, tokoh masyarakat, hingga elite politik tak mengomentari urusan teroris di luar fakta yang ada. Salah satunya dengan menyebut penyerangan itu sebagai rekayasa atau proyek pengalihan isu.

Sebab, komentar-komentar tersebut bisa memberikan dampak negatif di masyarakat dan menguntungkan teroris. Jika itu terjadi, rakyat tak akan peduli apalagi ikut melakukan pencegahan sehingga bisa menimbulkan korban berjatuhan lebih banyak.
"Jadi, jika ada komentar yang keluar dari fakta yang sebenarnya maka teroris akan dapat angin dan kelonggaran, karena mereka bisa bebas bergerak di tengah-tengah masyarakat dan aman menyebarkan pemikiran mereka dan aman melakukan hal-hal yang sesuai dengan visi dan misi mereka."

Monday, 25 January 2016

Jokowi Puji Perusahaan Tekstil Korsel

Presiden RI (Ir. H. Joko Widodo)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memuji upaya industri tekstil asal Korea Selatan (Korsel) PT Nesia Pan Pacific untuk mengakselerasi keahlian Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dalam negeri.

Pujian itu disampaikan Presiden Jokowi saat meresmikan pabrik tekstil Nesia Pan Pacific Clothing, yang juga menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dengan SMK Negeri 2 Wonogiri dan Pusdiklat Industri Kemenperin di Wonogiri, Jawa Tengah.
"Saya sangat menghargai langkah Nesia Pan Pasific, SMKN 2 dan Akademi Komunitas. Ini dalam rangka meningkatkan skill, produktivitas, dan etos kerja agar kita berdaya saing dan memenangi kompetisi," kata Jokowi melalui siaran pers diterima di Jakarta, Sabtu (23/1/2016).

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menandatangani prasasti peresmian pabrik yang berdiri di atas lahan 12 hektare itu dengan didampingi Menteri Perindustrian Saleh Husin, Kepala BKPM Franky Sibarani dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Presiden mengingatkan, dalam situasi ekonomi dunia yang tengah mengalami perlambatan ini, masyarakat perlu tetap merasa optimis, karena masih banyak peluang-peluang di Indonesia yang bisa diangkat jadi investasi dan lapangan kerja.

Sebagai informasi, Nesia Pan Pacific Clothing merupakan perusahaan Penanaman Modal Asing asal Korea Selatan dengan induk perusahaannya Pan-Pacific Co. Perusahaan tersebut telah merealisasikan investasinya hingga akhir tahun 2015 sebesar 14,5 juta dollar AS untuk pembangunan dua pabrik.

Friday, 22 January 2016

Ulama Saudi: Bermain Catur Haram

Permainan ini dianggap sia-sia dan membuang waktu.
 Ulama Saudi: Bermain Catur Haram

JAKARTA - Seorang ulama Saudi, Abdul Aziz al-Sheikh, mengatakan bermain catur dalam Islam adalah haram. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Aziz melalui rekaman video yang beredar luas.

Dikutip dari Indian Express, Jumat, 22 Januari 2016, rekaman tersebut tersebar melalui YouTube pada Desember 2015 dan segera meluas di Twitter milik warga Saudi. Pernyataan ini menuai kontraversi dan debat yang panas, juga kritikan yang meluas di dunia netizen di Arab Saudi.

Beberapa pengguna Twitter mengejek Mufti Sheikh Abdelaziz Al Sheikh, dengan mengatakan catur adalah permainan yang cerdas dan itulah sebabnya ulama konservatif mengutuk itu.
Netizen lainnya mengatakan bahwa banyak ulama Islam lainnya juga telah memperingatkan bahwa permainan tersebut dapat membuat kecanduan dan menyebabkan orang kehilangan fokus dari doa-doa sehari-hari dan mengingat Allah.

Pembentukan agama di Saudi dipengaruhi oleh ideologi Islam Suni yang ketat, yang terkenal sebagai Wahabisme. Namun, sebelumnya, seorang ulama Syiah Iran Ayatollah Ali al-Sistani juga mengatakan, permainan catur haram karena bisa digunakan untuk melakukan perjudian yang dilarang oleh Islam.

Dalam klip sepanjang 44 detik, Al Sheikh mengatakan, "permainan catur dilarang oleh agama." Pernyataannya dikemukakan dengan mengacu pada ayat di Quran yang melarang perjudian, minuman keras dan penyembahan berhala.
Menjawab pertanyaan yang diajukan kepadanya oleh penampil di jaringan Almajd, Mufti mengatakan, bermain catur membuang uang dan waktu, juga membuat persaingan dan permusuhan kareba permainan itu membuat orang kaya menjadi miskin dan orang miskin menjadi kaya.

Namun pernyataan ini bukan pernyataan resmi yang akan membuat permainan catur dilarang di Saudi. Permainan lain seperti Backgammon dan kartu sangat populer di kalangan pria Saudi. Pernyataan ulama ini muncul karena masih banyak warga Saudi yang bermain catur sambil melakukan taruhan, sehingga lebih mirip perjudian.

Friday, 15 January 2016

Bye Impor Minyak, Indonesia akan punya Kilang Minyak sendiri

Kilang Minyak era Jokowi
Kilang Minyak era Jokowi
 Jakarta - Walau kemarin Jakarta dihebohkan dengan aksi terorisme yang terjadi di Sarinah Jl MH Thamrin. Hal tersebut ternyata tak membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) terganggu agendanya.
Hal ini terlihat dari penerbitan Perpres baru dari Presiden Jokowi untuk dapat membangun kilang minyak sendiri di Indonesia.

Kebijakan ini dilakukan untuk meningkatkan kelayakan perekonomian yang menurut Perpres ini, pelaksanaan dari pembangunan kilang minyak dan pengembangannya dapat dilakukan dengan dua cara.

Dua cara tersebut adalah dengan memberikan insentif fiskal ataupun fiskal dan mengintegrasikan dari produksi petrokimia.

Berikut adalah kutipan yang berhasil didapatkan dari situs setkab:

Dengan pertimbangan dalam rangka mewujudkan ketahanan energi nasional dan menjamin ketersediaan Bahan Bakar Minyak nasional serta mengurangi ketergantungan pada impor, pemerintah memandang perlu melakukan pembangunan dan pengembangan kilang minyak di dalam negeri. Atas dasar itu, Presiden Joko Widodo pada tanggal 22 Desember 2015 telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 146 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Pembangunan dan Pengembangan Kilang Minyak di Dalam Negeri.

Dalam Perpres itu disebutkan, Pembangunan Kilang Minyak dan Pengembangan Kilang Minyak diselenggarakan secara efektif, efisien, tranparan, adil dan akuntabel, dan dilakukan berdasarkan Izin Usaha Pengolahan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, Pembangunan Kilang Minyak dan Pengembangan Kilang Minyak harus menggunakan teknologi yang memenuhi ketentuan pengelolaan dan perlindungan lingkungan, dan mengutamakan produk dalam negeri.

Dalam rangka meningkatkan kelayakan perekonomian, menurut Perpres ini, pelaksanaan Pembangunan Kilang Minyak dan Pengembangan Kilang Minyak dapat dilakukan dengan: a. Memberikan insentif fiskal maupun non fiskal; dan/atau b. mengintegrasikan pemroduksian petrokimia.

“Pembangunan Kilang Minyak dapat dilakukan oleh: a. Pemerintah; atau b. Badan Usaha, dapat dilakukan dengan: a. Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU); atau b. Penugasan,” bunyi Pasal 6 ayat (1,2) Perpres Nomor 146 Tahun 2015 itu. Penugasan sebagaimana dimaksud dilakukan melalui: a. Pembiayaan Pemerintah; atau b. Pembiayaan korporasi.

Dalam rangka pelaksanaan Pembangunan Kilang Minyak dan Pengembangan Kilang Minyak, Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang minyak dan gas bumi dengan berkoordinasi dengan menteri terkait menetapkan sekurang-kurangnya: a. Lokasi; b. Kapasitas kilang; dan c. Jenis dan jumlah produk kilang.

Pertamina

Mengenai Pembangunan Kilang Minyak yang dilakukan berdasarkan Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), menurut Perpres ini, Menteri menunjuk PT Pertamina (Persero) sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerja sama (PPJK).

Dalam rangka mendukung upaya percepatan Pembangunan Kilang Minyak melalui KPBU itu, menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan negara menyediakan fasilitas penyiapan Pembangunan Kilang Minyak dan/atau pendampingan transkasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Dalam rangka pelaksanaan fasilitas dimaksud, PT Pertaminan (Persero) dapat dibantu oleh lembaga internasional dengan persetujuan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan negara, dengan memberikan penggantian atas biaya terkait dengan penyiapan Pembangunan Kilang Minyak dan/atau pendampingan transaksi sebagaimana dimaksud,” bunyi Pasal 9 ayat (2) Perpres tersebut.

Dalam melaksanakan KPBU sebagaimana dimaksud, PT Pertamina (Persero) sebagai PPJK melakukan perencanaan, penyiapan transaksi, dan penandatangan transaksi, serta melaksanakan pengawasan proyek KPBU.

Sementara dalam melaksanakan perencanaan sebagaimana dimaksud, PT Pertamina (Persero) sebagai PPJK melakukan: a. Pengadaan badan usaha pelaksana; b. Penandatanganan perjanjian KPBU dengan Badan Usaha Pelaksana; dan c. Memastikan pemenuhan pembiayaan oleh Badan Usaha Pelaksana.

“Badan Usaha Pelaksana wajib memperoleh pembiayaan atas KPBU paling lama 12 bulan setelah penandatanganan perjanjian KPBU, dan dapat diberikan perpanjang kembali untuk 1 kali paling lama 12 bulan oleh PPJK,” bunyi Pasal 11 ayat (1,2) Peraturan Presiden Nomor 146 Tahun 2015 itu.

Dalam hal Badan Usaha Pelaksana tidak mendapatkan pembiayaan atas KPBU setelah jangka waktu perpanjangan sebagaimana dimaksud, perjanjian KPBU dinyatakan berakhir dan jaminan pelaksanaan dicairkan oleh PPJK dan disetorkan langsung ke kas negara.

“Badan Usaha Pelaksanaan  diberikan Izin Usaha Pengolaha selama 30 tahun dan dapat diperpanjang 1 kali paling lama 20 tahun,” bunyi Pasal 12 ayat 1 Perpres tersebut.

Menurut Perpres ini, selain memberikan jaminan, pemerintah juga memberikan dukungan terhadap Pembangunan Kilang Minyak melalui KPBU. Jaminan diberikan atas risiko infrastruktur sesuai dengan alokasi risiko sebagaimana disepakati dalam perjanjian KPBU. Adapun dukungan sebagaimana dimaksud berupa: a. Pembebasan pajak dan/atau pembebasan bea masuk terhadap barang impor; dan b. Insentif lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penugasan

Perpres ini juga menyebutkan, dalam melaksanakan penugasan melalui pembiayaan korporasi, PT Pertamina (Persero) dapat melakukan Pembangunan Kilang Minyak melalui pembiayaan sendiri atau bekerja sama dengan Badan Usaha lain, dengan membentuk perusahaan patungan.

Dalam melaksanakan penugasan dengan pembiayaan korporasi, menurut Perpres ini, PT Pertaminan (Persero) diberikan fasilitas pendanaan berupa: a. Penyertaan modal negara; b. Laba yang ditahan; c. Pinjaman PT Pertamina (Persero); d. Pinjaman Pemerintah yang berasal dari luar negeri termasuk lembaga keuangan multilateral; dan e. Penerbitan obligasi oleh PT Pertamina (Persero).

“Pelaksanaan proses pembiayaan Pembangunan Kilang Minyak sebagaimana dimaksud dikecualikan dari ketentuan Keputusan Presiden Nomor 59 Tahun 1972 tentang Penerimaan Kredit Luar Negeri,” bunyi  Pasal 21 Perpres tersebut.

Pengamat: Serangan ISIS Lanjutan Bisa Terjadi di Medan dan Kota Lain

Jumat, 15 Januari 2016 13:42

 Pengamat: Serangan ISIS Lanjutan Bisa Terjadi di Medan dan Kota Lain
Militan ISIS 
 
Jakarta - Pengamat teroris, Al-Chaidar mengatakan, serangan bom serta penembakan warga sipil di Sarinah Plaza, Sudirman Thamrin, Jakarta Pusat dilakukan pendukung Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dan serangan lanjutan mungkin terjadi di kota besar lain, termasuk Kota Medan.
"Serangan teroris kemarin ditujukan kepada polisi. Dilakukan oleh pendukung ISIS. Mungkin akan ada serangan lanjutan di kota-kota lain seperti Surabaya, Medan Makasar dan Balikpapan," ujarnya lewat WhatsApp, Jumat (15/1/2016).

Ia menambahkan, pola serangan bom dan penembakan warga sipil yang dilakukan pendukung ISIS akan berlangsung di pusat-pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan.
"Biasanya di pusat-pusat keramaian seperti mal-mal atau di tempat-tempat pos polisi. Polisi ditarget karena sudah menangkap teman-teman mereka yang dituduh teroris," kata dosen FISIP Universitas Malikussaleh, Aceh, ini.

Menurutnya, Indonesia jadi target serangan ISIS karena merupakan negara muslim terbesar dimana perusahaan-perusahaan kapitalis milik Amerika Serikat tumbuh subur.
"Indonesia ditarget karena terdapat muslim terbesar di sini. Tapi penguasanya zalim dan kapitalis," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan tim Detasemen Khusus 88 Antiteror berhasil meringkus 12 orang teroris di Indonesia sepanjang November-Desember 2015.
Dalam penangkapan itu, salah satu yang disita adalah peta DKI Jakarta. Meski demikian, ternyata masih ada anggota jaringan yang leluasa bergerak.

Tuesday, 12 January 2016

Produsen Motor KTM Gandeng Bajaj Perluas Bisnis di Indonesia

Selasa, 12 Januari 2016 - 12:23 wib
KTM (Rushlane)
    MATTIGHOFEN - Pabrikan motor asal Austria, KTM berencana menggandeng Bajaj Auto untuk memperluas bisnis kendaraan roda dua di Indonesia. Saat ini, KTM mengimpor produk-produknya melalui distributor resmi di Indonesia yakni KTM Indonesia. KTM akan merubah strategi bisnis dengan memanfaatkan PT Bajaj Auto Indonesia (BAI), anak perusahaan dari Bajaj Auto.
PT BAI sudah cukup lama beroperasi di Indonesia dan sekarang sudah memiliki pabrik perakitan motor. Dengan strategi bisnis baru KTM bisa memanfaatkan pabrik perakitan milik Bajaj. Selain itu, bisa memanfaatkan diler dan jaringan penjualan yang sudah dimiliki Bajaj.

Bajaj Auto beroperasi di Indonesia berkat bantuan dari Kawasaki, dan sekarang akan membantu KTM. Bajaj memiliki 48 persen saham dari KTM, langkah bisnis yang diambil KTM dan Bajaj akan menguntungkan keduanya. Strategi bisnis KTM dan Bajaj akan sama seperti di India.

Di Indonesia, KTM memasarkan beragam produk seperti Duke, RC, Supermoto, dan sebagainya.
Dilansir CNBC TV18 yang dikutip dari Rushlane, KTM juga berencana memasuki pasar Iran dengan bantuan Bajaj. KTM dan Bajaj juga bisa memanfaatkan Pabrik Bajaj di Chakan, India untuk memproduksi motor dan mengekspornya ke Iran.

Belum lama ini, dikabarkan KTM dan Bajaj melakukan kolaborasi untuk membuat motor. Motor tersebut diperkirakan akan mengusung mesin antara 200 hingga 373 cc dengan silinder ganda.
Kehadiran motor ini nantinya akan meningkatkan daya saing di segmen motor sport kelas di antara 200 dan 400 cc di Asia.

Saturday, 9 January 2016

Berlaku Tahun Ini, Apa Itu MEA?

Berlaku Tahun Ini, Apa Itu MEA?

Sambut MEA, Menristek Dikti siapkan kurikulum dwi bahasa.

Jakarta - Mencakup area seluas 4,4 juta kilometer persegi, Masyarakat Ekonomi ASEAN (UE) adalah zona perdagangan bebas terbesar di dunia. Perbandingannya, luas seluruh kawasan 28 negara anggota Uni Eropa (UE) adalah 4,32 kilometer persegi. Pasar memang lebih luas, tapi apa nilainya lebih tinggi? Tidak juga.

Produk domestik bruto dari sekitar 625 juta penduduk dalam MEA pada 2015 adalah US$ 2,6 triliun. Masih jauh dibanding total produk domestik bruto sekitar 508 penduduk Uni Eropa yang tahun lalu mencapai US$ 18,49 triliun.

Sama-sama zona pasar bebas, MEA punya perbedaan mendasar dengan Uni Eropa. Di Benua Biru, Uni Eropa punya Euro sebagai mata uang tunggal yang tidak dimiliki MEA. Selain itu, bergabung ke Uni Eropa berarti masuk ke sebuah unit ekonomi tanpa bea cukai dan kuota bagi sesama anggota. Uni Eropa juga punya struktur tarif tunggal yang berlaku untuk perdagangan dengan dunia luar. Sementara di MEA, meski bea masuk diminimalisir  dan bursa tenaga kerja dibuka untuk sesama anggota, tiap negara masih punya otoritas sendiri dalam perdagangan negara non-anggota.

MEA efektif berlaku tahun ini. Apakah itu berarti produk-produk negara tetangga akan menyerbu kita. Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dalam beberapa kesempatan menyatakan hal itu tak akan terjadi. “Terus terang MEA sudah mulai dua tahun lalu, barang-barang sudah bebas tarif, bebas hambatan,” katanya dalam Apindo CEO's Gatherhing di Hotel JS Luwansa, Jakarta, akhir Desember 2015 lalu.

Mulai 1 Januari 2010, bea masuk 0 persen sudah diterapkan untuk lebih dari 99 persen pos tarif di kelompok ASEAN 6 (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand. Ronde berikutnya, pada akhir tahun lalu, penghapusan bea masuk juga dilakukan negara anggota ASEAN 4 (Kamboja, Laos, Myanmar dan Vietnam). Sementara penghapusan hambatan perdagangan yang sifatnya non tarif seperti kuota dan standar pun mulai berlaku namun belum menyeluruh.

Bagaimanapun, masih banyak tantangan yang dihadapi pengusaha dalam negeri. Di sektor tekstil misalnya, alih-alih berpikir ekspansi, mereka masih dipusingkan oleh tarif listrik dan upah buruh yang makin hari makin tinggi. “Padahal kita berebut pasar dengan Vietnam,” kata Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat, Kamis 7 Januari 2016.

Toh, ada saja cerita sukses terdengar di telinga. “Alfamart itu sudah punya seratusan gerai di Filipina,” kata Ketua Asosiasi Pedagang Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicolas Mendey, Rabu, 6 Januari 2016. Beberapa waralaba lain seperti J-Co dan Es Teler 77 juga sudah merambah pasar Malaysia, Singapura dan Filipina.

Di luar itu, MEA juga berarti pasar bebas jasa. Dalam Mutual Recognition Arrangement (MRA) di antara negara anggota ASEAN, MEA akan membuka pergerakan tenaga kerja terdidik. Ada delapan profesi yang sudah disepakati dalam perjanjian tersebut yakni insinyur, arsitek, dokter, dokter gigi, perawat, surveyor, akuntan dan pekerja wisata.

Waktu akan membuktikan, apakah kita akan menyerbu atau diserbu.

Wednesday, 30 December 2015

Kejadian Antariksa Tak Terlupakan di 2015

Kejadian Antariksa Tak Terlupakan di 2015
Kejadian Antariksa Tak Terlupakan 2015 (Foto: The Guardian)


SEOUL - NASA banyak melancarkan misi ke luar angkasa bersama European Space Agency. Selain itu, beberapa fenomena alam langka juga terjadi di 2015.
Council Chronicle, Selasa (29/12/2015), menyebut beberapa kejadian antariksa yang tak terlupakan di 2015. Berikut ulasannya:
Penemuan air di Mars
Berita penemuan air di Mars merupakan laporan yang sangat ditunggu-tunggu sepanjang tahun. Adanya air menjadi indikasi adanya kehidupan di planet merah itu. Ilmuwan percaya bahwa 3,8 miliar tahun lalu, air menutupi sepertiga permukaan Mars yang berarti suhunya lebih tinggi.
Kepler temukan planet mirip Bumi
Juli lalu, pesawat antariksa NASA yakni Kepler menemukan sebuah planet yang mirip dengan Bumi. Planet yang dinamai Kepler 452 tersebut mengorbit Matahari dengan jarak 26 juta tahun untuk mencapai planet tersebut.
Planet tersebut adalah planet pertama yang disebut bisa ditinggali meski belum dipastikan apakah manusia bisa hidup di sana.
Supermoon
Salah satu event besar yang diobservasi tahun ini adalah Supermoon atau fenomena di mana Bulan purnama terlihat sangat besar dari Bumi karena jaraknya yang dekat. Bulan tersebut berwarna merah karena gelombang merah cahaya yang mempengaruhi atmosfer.
Supermoon terjadi pada September lalu. Anda yang melewatkannya harus menunggu hingga 2033 untuk bisa mengalami fenomena ini.
Revelasi Pluto
New Horizons telah memberikan banyak informasi menarik tentang planet kerdil ini selama 2015. Pluto diketahui memiliki gunung es, material organik, dan es nitrogen yang diobservasi.








Tuesday, 15 December 2015

BERITA | INTERNASIONAL : 'Yerusalem adalah Tanah 3 Agama, Bukan Milik Israel'

  Jakarta - Yerusalem adalah tanah tiga agama. Namun, konflik dan sengketa yang melibatkan kota suci itu sejatinya bukan perkara keyakinan.

Namun, Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad Al-Maliki memperingatkan, "Israel ingin mengalihkan konflik, dari politik ke agama," kata dia dalam acara 'International Conference on the Question of Jerusalem', yang digelar Senin 14 Desember 2015.

"Ketika masalah dilarikan ke agama, niscaya tak akan ada solusi yang bisa diraih."

Menlu Al-Maliki menjelaskan, pihaknya menentang niat negeri zionis menjadikan Yerusalem sebagai 'tanah kaum Yahudi'.

"Kita tak akan membiarkan Israel mengubah status quo (Yerusalem) dan mendominasi di sana," kata dia.

Menlu Al-Maliki menambahkan, rakyat Palestina terus memperjuangkan kemerdekaannya. Juga untuk mendapat pengakuan dari dunia internasional.

"Kemerdekaan kami adalah harga mati," kata dia. Pun dengan niat untuk menjadikan Yerusalem Timur sebagai ibukota.

Bagaimana dengan Israel yang secara sepihak juga mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota?

Menlu Al-Maliki mengatakan, kedua negara bisa saling berbagi. Sama-sama menjadikan Yerusalem sebagai ibukota. Dan ke depan bisa hidup berdampingan secara damai.

Sementara, Wakil Menteri Luar Negeri Bidang Multilateral RI, Hasan Kleib mengatakan bahwa rakyat Palestina punya hak yang sama dengan bangsa lain. Untuk merdeka dari penjajahan.

"Rakyat Palestina tak kenal lelah melawan penjajahan, melawan pemukiman ilegal. Di sisi lain, kita juga harus pantang menyerah mengawal isu hingga bangsa Palestina merdeka," kata dia.
Ditemui terpisah, tokoh Katolik, Franz Magnis Suseno menegaskan, solusi dua negara atau two-state solution menjadi jalan penyelesaian konflik Palestina-Israel. Atau dengan kata lain, "Palestina yang merdeka."

Saksikan cuplikan video tentang Palestina dan Yerusalem berikut ini:
Palestina: Yerusalem adalah Tanah 3 Agama, Bukan Milik Israel
 

About Us

animasi-bergerak-kapal-laut-0197 Hubungi : Bapak DEDY S: 0812-1315-4156 | Jasa Pengiriman Laut

Gallery